Cara Mengatasi Tekanan Strees Anak Ketika Berangkat ke Sekolah Lagi Setelah Liburan

Cara Mengatasi Tekanan Strees Anak Setelah Libur Panjang – Libur semester panjang telah habis, artinya tiba saatnya anak-anak kembali ke sekolah. Pada umumnya anak-anak akan bersemangat dan merasa senang karena bisa kembali ke bersekolah. Rutinitas kembali dilakukan dan salah satu hal yang disenangi anak-anak yaitu memiliki peralatan dan perlengkapan sekolah yang baru. Anak-anak akan bisa berjumpa kembali dengan teman-temannya di sekolah dan tak heran menunjukan kecerian dan semangatnya diwajah mereka yang lucu.
Cara Mengatasi Tekanan Strees Anak


Sayangnya hal seperti ini tidak terjadi pada semua anak karena ada sebagian kecil yang merasa cuek atau bahkan malas untuk kembali ke sekolah. Mungkin termasuk buah hati Anda meskipun telah diberikan perlengkapan dan peralatan yang baru untuk digunakan di sekolah. Namun ternyata buah hati tetap saja memulai paginya dengan bangun siang dan rewel. Selain itu, wajahnya tampak tidak bersemangat, bahkan sampai wajah masam dan kekecewaan jelas tergambar dalam raut mukanya. Selain itu, anak terlihat tertekan seolah kembali ke sekolah seperti mimpi buruk yang membuatnya tidak tenang. Jika kondisinya seperti ini, orangtua perlu mencari tahu apa yang membuat anak-anaknya demikian.

Faktor sederhana yang paling mungkin melatarbelakangi rasa malas pergi ke sekolah yaitu pengaruh libur panjang yang membuat anak sulit beradaptasi lagi dengan suasana barunya. Selain itu, ada juga beberapa hal yang mungkin saja terjadi pada anak, misalkan seperti merasa tertekan dan stres dengan lingkungan sekolahnya. Dalam hal ini, orangtua sangat dituntut untuk mencari solusi yang mampu meredam stres yang menghinggapi anak dan mengembalikan semangatnya. Beberapa tips yang bisa orangtua terapkan dalam membantu anak menghadapi tekanan strees saat mulai bersekolah, diantaranya yaitu :

Cara Mengatasi Tekanan Strees Anak Setelah Libur Panjang

Luangkan Waktu Istirahat yang Cukup
Cara Mengatasi Tekanan Strees
Orangtua yang mendapati buah hatinya enggan pergi ke sekolah yang terlihat malas mulai saat bangun pagi untuk pergi mandi dan ketika bersiap berangkat ke sekolah, mungkin karena salah satunya dipengaruhi tidak mendapatkan waktu yang cukup untuk beristirahat. Umumnya anak-anak belum memahami dan piawai dalam mengukur batas kemampuannya. Tidak jarang anak cenderung terus mendorong dirinya meskipun telah melewati batasannya, termasuk untuk beristirahat. Apabila orangtua tidak campur tangan dalam mengontrol dan mengaturnya, maka anak-anak akan mengalami kesulitan untuk mengatur waktu istirahatnya sendiri. Oleh karenanya, mengontrol jam tidur dan waktu isitirahat anak terutama dimalam hari merupakan bagian dari tugas ibu. Orangtua sebaiknya tidak membiasakan anak-anaknya tidur terlalu larut malam, meski terkadang dijadikan kebiasaan bila esok hari libur.

Anak-anak harus dibiasakan untuk mulai tidur dijam dan waktu yang telah ditentukan. Hal ini dikarenakan, anak yang mendapatkan waktu tidur dan istirahat yang cukup, maka akan lebih memungkinkan di pagi harinya tubuhnya lebih segar dan bersemangat. Pagi yang bersemangat akan semakin menekan stres yang ada pada diri anak-anak.

Dorong Anak Untuk Berolahraga

Cara Mengatasi Tekanan Strees pada anakSeperti cara mengatasi strees pada umumnya, berolah memang ampuh menghilangkan keluahn yang satu ini. Kegiatan berolahraga mampu meningkatkan hormon endorfin, yakni hormon yang bisa menekan dan meredakan stres. Hal ini bisa diterapkan anak-anak untuk mengatasi tekanan stress yang sering menimpa ketika hendak pergi ke sekolah. Apabila anak-anak memiliki waktu luang, meskipun tidak banyak mintalah mereka untuk berolahraga bersama dengan Anda. Olahraga yang dilakukan tidak perlu yang sulit dan kasar, serta usahakan dalam sehari setidaknya selama 10 menit yang akan baik untuk meredakan stres anak.

Selain itu, akhir pekan juga bisa dimanfaatkan untuk mengajak buah hati berlari keliling komplek atau ke taman kota bila jaraknya tidak terlalu jauh dari rumah. Kegiatan ini bisa membantu meredakan stres pada anak karena berolahraga baik untuk kesehatan dan kebugarannya. Oleh karena itu, tidak perlu ragu untuk mulai mengajak serta buah hati berolahraga sehingga mampu menggerakan tubuhnya. Dengan begitu tekanan dan stress yang dialami anak bisa diredakan dengan lebih baik, sehingga membuatnya lebih bersemangat dan kembali ceria sewaktu memulai sekolahnya.

Cari Tahu Jika Ada Masalah yang Menimpanya di Sekolah

Cara Mengatasi Tekanan masalah anak di sekolahFasilitas belajar yang nyaman dan kondisi lingkungan rumah menyenangkan sudah terpenuhi, namun buah hati masih enggan pergi ke sekolah. Hal ini mungkin dikarenakan anak mendapatkan masalah di sekolahnya sehingga membuatnya malas untuk pergi ke sekolah. Sebagai orangtua perlu mencari tahu apa yang sebenarnya menimpa buah hati. Tidak ada salahnya Anda menanyakan pada anah secara perlahan mengenai apa yang terjadi di sekolahnya. Namun bila anak menolak untuk menceritakannya, maka Anda sebaiknya tidak memaksanya karena akan membuatnya semakin merasa tertekan. Ada baiknya menunggu sampai waktu yang tepat saat pikiran dan moodnya lebih baik. Kondisi ini mampu meredam ketakutan dan keengganan anak bercerita, sehingga anak akan lebih mudah berkomunikasi dengan ibu dan orangtuanya.

Dorong Anak-Anak Untuk Mengungkapkan Perasaannya

Tanda-tanda stres terkadang ditunjukan pada buah hati Anda namun tidak tahu bagaimana cara mengungkapnnya, sehingga anak menjadi murung, mudah marah-marah atau malas pergi ke sekolah. Hal ini mungkin dijadikan cara mereka untuk mengalihkan dan menyalurkan stres yang dialaminya. Dalam hal ini, orangtua perlu memberitahukan dan memberikan pemahaman bahwa Anda selalu ada untuk mereka dan siap menjadi pendengar setia.

Orangtua tidak perlu memaksa anak untuk mau bercerita karena mungkin anak merasa waktunya belum tepat. Selain itu, dirinya mungkin masih dihinggapi rasa malu dan belum terbiasa sehingga membuat anak belum mau bercerita pada Anda. Oleh karena itu, sebaiknya bersabar juga terus menunjukan perhatian dan kasih sayang Anda pada anak. Selain itu, tunjukan sikap apa yang Anda lakukan ketika anak melakukan kesalahan, jangan sampai menakuti anak dengan ancaman maupun reaksi Anda padanya yang justru membuatnya semakin enggan mengungkapkan perasaannya.

Demikianlah cara mengatasi strees yang dialami anak setelah libur panjang sekolah. Semoga bermanfaat.

Cara Mengatasi Tekanan Strees Anak Ketika Berangkat ke Sekolah Lagi Setelah Liburan | ninisku | 4.5